Fakta - Fakta Unik Khas Bangka Belitung

Fakta - Fakta Unik Khas Bangka Belitung - Setiap wilayah pasti memiliki kebiasaan, cerita, legenda, mitos, budaya dan lain - lain. Kali ini kami akan mencoba menceritakan fakta - fakta apa saja yang unik khas di Bangka Belitung. Fakta ini berasal dari pengalaman hidup kami sendiri dari lahir hingga sampai saat ini dan cerita dari berbagai sumber . Di Bangka Belitung, setiap kampung berbeda - beda versi walaupun masih dalam satu wilayah. Hal Berikut mungkin di anggap mitos / tahayul, tapi sebagian masih berlaku di masyarakat dan sebagian lagi terkadang masih di alami secara nyata ... mungkin saja kebetulan atau ada hal yang lain ( Hanya Tuhan Yang Maha Tahu ).

Sebagai masyarakat lokal yang awam kami pribadi menganggap fakta unik yang terjadi di masyarakat bangka belitung ini sebenarnya bahwa alam ingin mengajarkan kita banyak hal tentang keluhuran, sedangkan budaya atau mitos merupakan kekayaan budaya kita yang mengajarkan kita untuk kembali menjadi masyarakat indonesia seutuhnya melalui kearifan budaya yang kita miliki yang mulai terkikis. Berikut beberapa Fakta - Fakta Unik Dunia khas Bangka Belitung :

1. Taukah anda ada "mantra" khusus untuk masyarakat yang sudah kebelet ingin buang air kecil dan besar di sembarang tempat. Mantra itu berbunyi " nek akak permisi ku nek ( buang air besar / kecil ), k pacak ningok ku .. ku dak pacak ningok ka, permisi ok... " . artinya nenek kakek permisi saya mau ( buang air besar / kecil ), kakek / nenek bisa lihat saya tapi saya tidak bisa melihat kakak / nenek, permisi ya... . Konon katanya hal ini di lakukan agar para jin yang berada di tempat kejadian bisa menghindar ketika  buang air besar / kecil nantinya . Bila hal ini di langgar maka "perabot" yang bersangkutan bisa membesar. Namun sebagai umat beragama tentu selain "permisi" tersebut kita juga harus berdoa sesuai dengan agama yang kita anut.

2. Bila anda di suguhi makanan / minuman oleh penduduk lokal bangka belitung, usahakan untuk jangan menolak mencicipi. Tapi bila anda sedang benar - benar kenyang atau buru - buru ada baiknya anda hanya cukup menyentuh hidangan tersebut dengan jari. lalu jari tersebut cukup di sentuhkan di lidah anda. Terkadang bila kita mengabaikannya nanti kita akan tertimpa musibah. mengapa demikian ? Di Bangka Belitung ada mitos dengan istilah "kepun", kepun bisa di artikan dengan kualat kecil terhadap makanan / minuman. Sebagian berpendapat kepun adalah kualat karena berlaku kurang sopan terhadap yang memberikan makanan / minuman. Logikanya ... Kalau seseorang sudah repot-repot menyiapkan dan menghidangkan makanan/ minuman, tentu akan terkesan tidak sopan bila kita menolaknya. Namun ada mitos lain mengatakan bahwa kepun yang paling bahaya adalah kepun minuman kopi. Jadi menurut kami .. percaya atau tidak anda pada hal ini  bukankah tidak ada salahnya kita menghindari hal - hal yang tidak kita inginkan dengan hanya cukup melakukan hal yang kecil

3. Ingin menyaksikan telur ayam bisa berdiri ? Di Bangka Belitung ada tradisi masyarakat tionghoa yaitu sembahyang peh cun Setiap tanggal 5 bulan 5 penanggalan cina ada keunikan dimana telor Ayam mentah yang masih segar dapat didirikan. Keunikannya bukan hanya sampai di situ saja, pada hari itu juga air laut mengalami puncak surut yang sangat jauh hingga 1 Km. Biasanya pada hari tersebut hampir di seluruh pantai di penuhi penduduk lokal.

4. Dulu masyarakat di larang menunjuk kuburan dengan telunjuk, konon katanya nanti "isi" dalam kuburan tersebut akan menghampiri kita di lewat mimpi. Bila terlanjur menunjuk di wajibkan untuk mengulum jari telunjuk yang konon tujuannyya untuk membatalkan kembali bahwa kita telah menunjuk kuburan tersebut. Namun kebiasaan ini hampir sudah tidak di temui lagi di masyarakat.

5. Mitos tentang timah di bangka belitung

A. Walau Bangka Belitung di kenal dengan penghasil timah, tapi taukah anda tidak semua tempat di bangka belitung mengandung timah. Konon katanya dulu orang - orang sakti di beberapa perkampungan telah mengubah pasir timah menjadi pasir biasa ( masyarakat bangka belitung menyebutnya "mengasal" maksudnya mengembalikan timah kembali ke asalnya yaitu pasir biasa atau timah kosong ). Hal ini di karenakan masyarakat perkampungan tersebut tidak bersedia daerah mereka di buka penambangan timah. Dan yang hanya bisa mengembalikan pasir timah tersebut menjadi timah murni hanyalah orang sakti tersebut. Bila orang sakti tersebut meninggal dunia maka timah yang telah menjadi pasir biasa akan tetep manjadi pasir biasa selamanya

Fakta - Fakta Unik Dunia Khas Bangka Belitung tour
B. Penambang timah di Bangka Belitung percaya bahwa alur timah di jaga oleh peri timah. Oleh karena itu ada beberapa pantangan yang harus di patuhi oleh pekerja tambang timah yaitu : di larang makan nasi di atas sakan ( sakan adalah tempat pencucian timah, memisahkan timah dengan pasir ), di larang meludah di atas sakan, di larang membawa periuk ( untuk memasak nasi ) ke atas sakan, di larang buang air besar / kecil di atas sakan. Bila peraturan itu di langgar maka timah yang akan di hasilkan akan hilang, atau timah yang akan di hasilkan jadi berkurang

9. Di Bangka Belitung terdapat banyak sekali kolong ( kolong = sungai bekas lobang tambang galian timah ). Dan rata - rata setiap kolong biasanya di huni oleh buaya. Mitos yang beredar melarang setiap orang untuk menepuk - nepuk ( memukul - mukul ) air kolong. Konon katanya hal ini bisa bisa mngundang buaya penunggu kolong tersebut datang.

10. Sebagian Masyarakat bangka belitung percaya pada larangan bersiul di malam hari juga membawa ketan, minyak tanah  dan pisang di malam hari. konon katanya hal ini bisa mengundang bangsa jin untuk datang dan membawa yang bersiul dan yang membawa minyak tanah, pisang dan ketan ke dunia bangsa jin .

11. Fakta unik khas bangka belitung yang terakhir ini sebenarnya masih berupa mitos, namun berhubung kami pernah bertemu dengan orang yang pernah mengalami berada "di alam lain" dan ada saksi - saksi yang memperkuat cerita orang tersebut, jadi kami berpendapat bahwa fakta ini pantas untuk di masukkan ke dalam artikel kali ini. Di Kabupaten Bangka tepatnya di desa aik abik - mapur terdapat satu desa yang di kenal dengan desa "tujuh bubung" ( desa 7 rumah ) yang hanya terdiri dari 7 rumah panggung yang beratap daun nipah. Tujuh bubung adalah desa yang terdiri dari rumah panggung yang tidak sembarang orang bisa menemukannya. Menurut cerita bahwa tujuh bubung ini sangat misteri karena desa ini sering berpindah - pindah. Menurut kepercayaan suku LOM yang merupakan suku asli daerah setempat bahwa Ada suatu kepercayaan yang masih dipegang teguh masyarakat suku LOM hingga sekarang.  Kepercayaan itu adalah bahwa tidak boleh menceritakan dan membuka rahasia kekuatan magis dan supranatural yang terdapat di daerah tersebut . Hal ini merupakan sumpah warisan pada leluhurnya, bila melanggar akan mati muda. Hal inilah mungkin menjadi alasan masyarakat setempat merasa tabu ketika di tanya tentang misteri desa 7 bubung. Hal yang menarik dari cerita nara sumber kami yaitu ketika mereka berada di alam misteri tersebut mereka tidak menemukan siang dan malam. Suasana yang mereka alami selama mereka berada di tujuh bubung adalah seperti suasana maghrib dan tidak pernah melihat cahaya matahari.

Sebenarnya masih begitu banyak fakta - fakta unik khas bangka belitung yang menarik lainnya seperti fakta unik batu baginde, fakta unik di balik tradisi perang ketupat dan lain - lain. Ada beberapa tradisi walaupun masih dalam satu daerah namun memiliki beda versi / kebiasaan, tiap perkampungan punya adat, cerita, mitos dan kebisaan versi yang berbeda - beda. Namun bila ada yang unik lainnya akan kami update kembali. Di sini kami harapkan fakta unik khas bangka belitung yang telah kami ulas di atas jangan di jadikan sebuah pedoman baku. Anggap saja hal tersebut hanya untuk menambah pengetahuan akan keanekaragaman budaya, adat dan kebiasaan di Indonesia.

Sekali lagi kami garis bawahi bahwa kami pribadi menganggap bahwa sejatinya alam ingin mengajarkan kita banyak hal tentang keluhuran dan kearifan yang ada di dalamnya. Sedangkan budaya / mitos yang terjadi di sekitar kita merupakan kekayaan budaya kita yang mengajarkan kita untuk kembali menjadi masyarakat indonesia seutuhnya lewat kearifan budaya yang kita miliki. Sebagai umat beragama semoga kita semakin mendekatkan diri kepada Tuhan Yang Maha Kuasa karena Tuhan telah memberikan bukti tentang tanda - tanda kekuasaanNya.